Wednesday, November 28, 2007,6:37 AM
Assalamu'alaikum..

Waaoow.. sudah lama tak bersua akhirnya ada juga postingan2 baru.. Kirain udeh dilupain ma semua, hehehe


Well... ini adalah sebuah pengakuan.. Aku...


Aku merasa...


.....hhhhmmmmmffffff.....






Aku harus mengakui bahwa akupun mengalami ketegangan yang sama... aku selalu berpikir dan berusaha meyakinkan hatiku kalau everything's gonna be alright n will be coming back to it's equilibrium condition...
Aku mencoba menunjukkan kalo aku bisa tenang pada segala hal ini..
Allah bilang kalo Dia tempat segalanya buat kita mengadu maka adukanlah segalanya pada Dia..
Tapi aku juga manusia biasa dan harus aku akui pada beberapa saat aku juga butuh share sama orang lain, orang tua, temen2, kucing2ku sayang, orang-orang yg berkompeten.. atau cuma sekedar butuh didengarkan....soalnya....



Hmmmmmmffff...... aku cemas.... T ku udeh mulai besar menghadapi hari-hari yg tinggal sedikit ini..
aku cuma bisa menguatkan batinku that everything's gonna be alright.. i just must face it and that T will incline...
Well.. you all must be know what i mean.. that T is all the thesis about.. undergraduate thesis..


to temen-temenku sayang..
dulu senior sering bilang kalo semester 5 adalah yg terberat
lalu mereka bilang kalo semua ga ada apa-apanya dibandingkan KAUP, sampe ada yg mengistilahkan dgn berbagai predikat yg menakutkan
Then i say that it's all nothing but skripsilah yg paling bikin mencemaskan...really...
N someone will say S1 ga ada apa2nya, disertasi akan lebih-lebih lagi
Then i learned that everything has its own obstacles n its own difficulty levels.. one by one we will learn that we passed it satisfyingly (or not) based in our comment or people comments..
But then i see n understand that there is beyond above high, there is the most over the top…and everything, anything..
It is about how much struggle you carry on, how much you convince your self, n dont 4get, God has His own style..

Ngg...udeh ngaco ya ngomongnya?? Pusing n ngantuk… Hmmmfff.. take much deep breath, release it and smile.. it’ll feel lighter, relief??
Smangat!


To our Dearest beloved al mighty 4WI... Engkaulah satu-satunya bintang harapanku dan temen2ku..
tanpa kami katakan pun Kau mengetahui harapan2 yg selalu terbesit dalam benak dan hati kami
tapi kami terlalu sombong kalau tidak mengatakannya kepada-Mu

kami mohon dan kami yakin Engkau pasti memberikan yg terbaik bagi kami di mata-Mu



 
posted by Feb | Permalink | 0 comments
Tuesday, November 27, 2007,10:10 AM
My letter for my (future) wife...
Asslm..
Oii, sodara2 sekalian.. Apa kabarnya ditengah banyak kesibukan yang menerpa
dan gariskematian(baca:deadline) yang mengejar?
Hmm.. Kemarin ada e-mail bagus yang masuk ke inbox ..
Isinya (ga jauh2) tentang sebuah surat yang dikirimkan seorang laki2
untuk calon istrinya yang akan dinikahi...
Setelah baca surat itu, jadi pengen nulis surat kayak gitu juga buat seseorang
disana.. entah siapapun dia...

So...
Inilah isinya....



Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon
kakak buat adik-adik saya
Di tempat

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama (ceritanya ) Hisyami Adib.A
menginginkan anda ......*untuk menjadi istri saya.

Saya bukan siapa-siapa.

Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan.
Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk
mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.


Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan
ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan
anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.

Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa
kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi
kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.

Saya hanya manusia biasa.
Cinta saya juga biasa saja.
Oleh karena itu saya menginginkan anda mau membantu saya
memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.
Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama

sampai mati.
Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya.
Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik.


Kenapa saya memilih anda ?
Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda.
Saya sudah sholat istikharah berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah.
Dan
yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnahRasulullah.
Saya tidak berani menjanjikan apa-apa,
saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.


Saya mohon sholat istikharah dulu sebelum memberi jawaban pada saya.
.


Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb


*Mmm.. Bagian yang kosong itu masih belum ada isinya, jadi klo ada yang bersedia
untuk mengisi bagian itu dengan namanya...
Silakan hubungi saya.. Oke? hehehe

 
posted by pitungthegreat | Permalink | 3 comments
Wednesday, November 21, 2007,11:28 AM
Pilih 2 atau......
Asslm..
Hai... men temen....
Apa kabarnyaa....????

Pfuuh...
Hari ini gw baru melalui perdebatan panjang dengan seseorang berkaitan dengan
hajatan (yg terlihat sebagai) demokrasi di UI..

Intinya dari perdebatan kami adalah...

Integritas Vs Ketaatan...


dan meski gw "kalah" dari argumentasi orang tersebut
(yaa... jelas aja, dia banyak baca buku sedangkan gw
lebih banyak baca skripsi orang hehehe..)


tapi gw tetap berpegang teguh bahwa Integritas pribadi yang
berorientasi pada kebenaran dan kejujuran adalah jauh lebih
mulia daripada taklid buta....
meski ada beberapa orang yang menganggap itu sebagai
ladang amal (Wallahu A'lam....)

tapi buat gw sekali lagi ketaatan yang buta lebih layak
untuk dilempar ke tong sampah...

Huaah... emosi gw nih..
maaf yaa..

udah ah... mo wudhu dulu biar tenang...
sambil mo berdo'a agar Allah menunjukkan kebenarannya
kepada kami (aku dan mereka)
karena Alhaqqu Min Rabbikum Falaa Takunanna Minal Mumtariin...


Salam...
PitungTheGreat

PS : kepalan hampir tertanam ke wajahnya saat dia berkata :
"Yaa resiko anggota yang keluar dari keputusan adalah dikucilkan....."


Qui Ascendit sine labore descendit sine honore...
Siapa yang mendapatkan sesuatu tanpa kejujuran
dan kerja keras akan hancur tanpa kehormatan...
 
posted by pitungthegreat | Permalink | 0 comments