Saturday, April 7, 2007,8:46 AM
k dal nitip posting.....
BUAT YANG NGGAK SABAR INGIN MENIKAH…

Kalo niruin judul buku…mungkin enak juga kalau judulnya diganti jadi: “BILA HATI RINDU MENIKAH”

Suatu hari…setelah ujian ‘forensik’ yang membingungkan…gue mendapatkan hiburan yang menyenangkan (ya iyalah!! Masa hiburan menyedihkan??). Asal tau aja, pertanyaan terakhir dari ujian forensik yang cuma 4 biji adalah:
“Jelaskan kenapa kuliah ini disebut dengan mata kuliah Psikologi Forensik dan bukan yang lain!”.
Nah lo!! Bingung kan…Saat itu juga gue meneriakkan “YA IYALAAAH..!” dengan gaya ala Aming. tapi cuma di dalem hati.He3x

Ceritanya nih…gue bertemu dengan seorang teman lama (halah!! bahasanya…) di YM!. Dia adalah teman gue semasa SMA dulu. Boleh dibilang sahabat dekat lah…

Sebelum ke topik utama, gue mau nyeritain tentang sahabat gue ini dulu…Kita kenalan pas lagi pesantren kilat di SMA. Waktu itu kita berdua masih kelas satu. Masih cupu, lugu, dan lucu (yang terakhir tetep sampai sekarang…). Tapi…kita baru akrab saat kelas dua. Ceritanya…pas lagi training pengurus ROHIS, secara nggak sengaja gue tidur di sebelah dia. Karena sama-sama nggak bisa tidur, kita ngobrol kesana kemari…sampai akhirnya masuk juga ke obrolan yang khas ABG…(tau lah ya…)

Tapi poin utamanya bukan di situ…Sebagai akhwat, kita sama-sama agak ‘devian’ dibandingkan yang lain…Kaum pertengahan lah…Dibilang alim…nggak…Dibilang bandel juga bukan…

Tapi (tetep…) poin utamanya bukan di situ…Sampai sekarangpun kita sering hubungan dan kalo dia ke Jakarta diusahain buat ketemuan dan jalan. Tapi, akhir-akhir ini gue jarang berhubungan dengan dia. Sampai akhirnya kita bertemu di YM! secara tidak sengaja!! Di saat laptop gue dengan ketumbenan luar biasa dapat berkoneksi mulus dengan YM!.

Tapi, poin utamanya tetep bukan di situ (kesel nggak sih?). Intinya sih emang cuma pingin cerita aja…

Akhirnya…obrolan khas sahabat lama pun mengalir deras…Sampai kita tiba di suatu topik yang…sedang digandrungi oleh muda-mudi PSDM yang mulai beranjak dewasa…(baca: Awen dan Bang Pitung).

Hampir sama kaya gue, diapun tadinya orang yang males untuk berbicara tentang pernikahan. Kalo gue mulai melunak saat mendengarkan taushiyahnya ustad Harist, kalo dia mulai tergoda pas ngeliat MRnya menikah. Perubahannya cukup drastis sampai akhirnya saat dia curhat ke temennya tentang keinginan untuk menikah, terjadilah dialog ini:

Temennya Dahlia: (entah ngomong apa dan bagaimana, intinya dia pingin nikah)

Temennya temen Dahlia: “Ooo…pingin nikah…UDAH PUASA BELUM?*”

Jadi…(poinnya ketangkep nggak ya??), intinya sih…usia sekita (gue men-include-kan diri gue dan semua muda-mudi PSDM loh) memang wajar untuk memiliki keinginan tersebut. Tapi Islam nggak cuma punya satu solusi untuk topik yang satu ini…hukumnya aja dibikin 4!! Nggak cuma satu..

Nah…buat yang sudah rindu, bahkan sangat-sangat rindu untuk menikah, tapi belum bisa ditunaikan dengan segera…salah satu solusinya adalah PUASA.

Dengan Ini Dahlia Mengucapkan:

Marhaban…Ya…Ramadhan…
He3x, maksudnya Selamat Berpuasa!!

*) itu gue kapital dan bold semua bukan karena dia berteriak. Sesungguhnya kata itu dia ucapkan dengan lembut, tapi dalem juga kan??
 
posted by yusnambem | Permalink |


0 Comments: